Wenger Akui Lini Belakang Arsenal Masih Rapuh

Sempat tertinggal tiga gol dari Bournemouth menunjukkan jika barisan pertahanan Arsenal masih sangat rapuh. Arsene Wenger tak menampik hal tersebut.

Arsenal hampir saja takluk di tangan Bournemouth di Vitality Stadium, Rabu, 4 Januari 2016 dinihari WIB tadi. The Gunners sempat tertinggal tiga gol lebih dulu setelah gawangnya dibobol Charlie Daniels, Callum Wilson, dan Ryan Fraser.

The Gunners kemudian mengejar ketertinggalan melalui Alexis Sanchez dan Lucas Perez. Kartu merah Simon Francis di menit ke-82 membuka peluang Arsenal untuk menyamakan kedudukan, yang akhirnya benar-benar terjadi setelah Olivier Giroud mencetak gol pada masa injury time.

Kebobolan sebanyak tiga gol, pertahanan Arsenal tampak masih amat rapuh. Pada gol pertama, Hector Bellerin berdiri terlalu ke tengah, sehingga dimanfaatkan Daniels yang melakukan overlap.

Kemudian gol kedua Bournemouth yang tercipta melalui titik penalti tidak lepas dari kesalahan Arsenal. Francis Coquelin kehilangan bola di tengah yang berujung serangan balik Bournemouth, hingga kemudian Granit Xhaka melakukan pelanggaran.

Sementara pada gol terakhir tuan rumah, Bellerin tidak mampu menghalau umpan terobosan yang kemudian direbut oleh Fraser. Wenger menyebut timnya membuat The Cherries yang memang berbahaya, mendapatkan kemudahan.

“Bournemouth adalah tim yang berbahaya tapi saya juga sependapat jika secara pertahanan kami punya sejumlah kelemahan malam ini, yang mana tidak biasa dan di beberapa posisi di belakang kami nampak kesulitan,” jelas Wenger.

Leave a Reply