Lampard Berikan Saran Terkait Calon Pelatih Inggris

Salah satu eks gelandang timnas Inggris yakni Frank Lampard memberikan saran buat FA terkait pemilihan pelatih baru untuk The Three Lions, dirinya mengatakan supaya mencontoh cara yang telah diterapkan Jerman.

Pesepakbola berkelahiran 20 Juni 1978 ini, dalam kariernya di Inggris dirinya pernah membela West Ham, Chelsea dan Manchester City, dirinya menjadi salah satu mantn pemain yang dimintai pendapat oleh Dan Ashworth, direktur pengembangan elite FA, terlepas dari hasil Inggris di Piala Eropa 2016 kemarin.

Mengenai pemilihan calon manajer baru untuk inggris, pemain yang saat ini bermain di MLS dengan membela New York City itu lantas memberikan saran supaya FA memilih sosok manajer yang mempunyai pengalaman serta sosok yang dapat mengarahkan seorang suksesor muda.

Saran tersebut diberikan lantaran Lampard menilai bahwa hal tersebut telah berhasil dilakukan oleh Jerman melalui pemilihan Juergen Klinsmann yang dalam prosesnya membentuk serta membuka jalan untuk Joachim Leow. Pasti saja hasil itu berbuah manis yakni Die Mannschaft memperoleh keberhasilannya menjadi sang juara di Piala Eropa 2014.

“Ini masalah yang rumit. Di dalam dunia yang ideal, saya berkemauan seorang yang berstatus Inggris untuk mengarahkan tim namun ini bukanlah dunia yang ideal sehingga saya mau seseorang yang terbaik,” ucap Lampard.

“Namun sejumlah pelatih yang mempunya cap baik tidaklah lowong dan apa mereka ingin mengarahkan Inggris? Saya rasa kita mesti melihat dari sudut pandang yang berbeda, bisa saja mempertimbangkan sosok yang lebih tua, lebih berpengalaman, yang diserasikan dengan sosok pelatih lebih muda untuk berusaha menyatukan pelatih lebih muda itu dengan tim bersama-sama. Saat Anda melihat para pelatih Inggris dan kalangan yang telah berpengalaman, di Premier League ada beberapa pelatih kaya akan pengalaman yang telah gemilang di turnamen itu beberapa periode.”

“Saya sendiri menyukai konsep seperti itu. Modelnya Jerman oke. Sebelum ini mereka mempunyai para eks pesepakbola seperti Oliver Bierhoff, yang sebagai ikonnya, terus Joachim Loew masuk, Juergen Klinsmann sebelumnya, dan saya kira kami dapat mulai melakukannya seperti sebuah keluarga,” tuturnya.

Leave a Reply