Arsenal Mungkin Harus Merasakan Keterpurukan Lebih Dulu

arsenal

Baru kali ini Arsenal gagal finis 4 besar Premier League dalam arahan Arsene Wenger. Namun ‘kemalangan’ ini dinilai perlu dirasakan oleh The Gunners agar mau melakukan perubahan.

Arsenal hanya bisa finis di peringkat 5 klasemen Premier League 2016/2017 dengan total 75 poin. Walaupun berhasil menang 3-1 kontra Everton di laga pamungkas, mereka tetap harus menghadapi kenyataan pahit lantaran di partai lainnya Liverpool dan Manchester City juga menang.

‘Meriam London’ finis dibawah Liverpool yang menempati peringkat 4 klasemen, yang menjadi zona akhir Liga Champions. Dengan begitu, ini merupakan pertama kalinya sedari Wenger membesut tim utama di 1996/1997, Arsenal gagal finis 4 besar.

Ini pun menjadi pertama kalinya sedari 1998/1999, tim asal London Utara itu tidak berkompetisi di Liga Champions. Persoalan ini pun diharapkan jadi pukulan buat pihak manajemen klub, supaya lebih superior di bursa transfer serta membawa pulang sejumlah pemain top.

“Saya berharap ini menjadi sebuah katalis buat perubahan. Semuanya telah siap buat klub agar meningkat dan mereka perlu menarik ketertarikan sejumlah pemain superior lagi,” ujar mantan pengawal gawang Arsenal, David Seaman.

“Lihatlah saat ini, kami terlihat jauh dari peluang menjuarai liga. Mungkin keterpurukan inilah yang kami perlukan, guna memperoleh pemicu. Saya kira banyak tim yang telah melewati Arsenal, pastinya dari segi finansial, dan di sanalah persoalannya.”

“Arsenal enggan melontarkan dana besar buat pemain-pemain top alhasil mereka senantiasa berbeda daripada sejumlah tim yang lebih superior dan tentu hal itu harus diperhatikan. Mereka tak memperlihatkan daya tarik ke pemain-pemain top,” lanjutnya di salah satu media.

“Apa yang menjadi bidikan dari petinggi? Apakah mereka gembira dengan memperoleh keuntungan di tiap tahunnya atau mereka ingin menjuarai liga? Jika ingin menjuarai liga ya mesti ada perubahan,” katanya.

“Jika Anda melirik ke sejumlah pemain dengan bayaran tertinggi, tak ada satupun yang berada di Arsenal. Alhasil, mereka mesti melihat lagi struktur gaji di klub,” tutup Seaman.

Leave a Reply