Sterling dan Balotelli Serang Bonucci Soal Kasus Kean

Bermaksud menghilangkan isu rasismen yang terjadi pada wonderkid Juventus, Moise Kean. Leonardo Bonucci malah diserang balik oleh sebagian banyak pemain, terlebih khusus dari sosok Mario Balotelli dan Raheem Sterling, yang terlihat menyerang Bonucci dengan banyak kritik.

Awal mula kisruh ini terjadi adalah ketika Juventus bertandang ke markas Cagliari dalam lanjutan Serie A Italia di Sardegna Arena, Rabu kemarin. Aura panas pun muncul ketika Kean mencoba membalas provokasi fans Cagliari usai dirinya mencetak gol kedua Juventus pada menit ke-85.

Jika merujuk pada hasil keseluruhan pertandingan, maka tercatat Kean beserta Blaise Matuidi, mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari para penggemar di sepanjang pertandingan. Selebrasi provokatif itu membuat kelakuan penggemar Cagliari semakin menjadi-jadi.

Momen itu pun menjadi momen yang menarik untuk dibahas, dan banyak orang langsung meresponnya, termasuk Leonardo Bonucci yang justru memilih untuk menyalahkan selebrasi provokatif Moise Kean ketimbang memberinya pembelaan soal ejekan rasis yang menimpa rekan setimnya itu.

“Ada cemoohan rasial pasca gol tersebut, Blaise [Matuidi] mendengar itu dan dia marah. Saya pikir situasinya 50:50, sebab Moise seharusnya tidak melakukan itu dan Curva seharusnya tidak bereaksi demikian,” cetus Bonucci.

Setelah pernyataan itu tersebar, Bonucci pun mencoba untuk menambahkan beberapa poin penting. Lewat akun instagram miliknya, Bonucci menyatakan bahwa dirinya juga tidak sepakat dengan segala bentuk rasisme dalam dunia sepak bola.

“Terlepas dari semuanya, dalam berbagai kasus, katakan tidak untuk rasisme,” tulis Bonucci di akun pribadinya.

Pembelaan Bonucci pun tidak mengundang nilai positif, dimana penyerangan balik tersebut datang dari pemain yang pernah mendapatkan perlakuan rasisme seperti Raheem Sterling. Dalam media yang sama, Sterlling membalas komentar Bonucci dengan tertawa.

“Kesalahannya 50-50 @bonuccileo19 yang anda bisa lakukan sekarang hanyalah tertawa,” tulis Sterling beserta emoji tertawa dan tepuk tangan.

Bukan hanya Sterlling dukungan juga datang dari Balotteli yang jelas-jelas membela Kean dan mempermasalahkan komentar Bonucci. Ia menuliskan semuanya dalam kolom komentar sebuah unggahan di akun Instagram Moise Kean.

“Bravo! Dan beritahu Bonucci bahwa dia beruntung karena saya tak beradadi sana. Alih-alih membela anda, dia malah melakukan itu? Wow, saya benar-benar terkejut. Saya mencintai anda, saudaraku!” cetus Balotelli.

Sampai saat ini, proses investigasi masih dilakukan dan pihak Juventus sendiri meminta kepada Federasi Sepak bola Italia untuk memproses tegas kepada pelaku yang terbukti meluncurkan rasisme.

Leave a Reply