Pemain Leicester Ingin Shakespeare Bertahan Lama

Craig Shakespeare sudah ditunjuk untuk menjadi pelatih Leicester City sampai akhir musim ini. Akan tetapi, Gelandang Leicester, Danny Drinkwater mengungkapkan jika para pemain berharap Shakespeare bisa menangani jadi manajer mereka untuk waktu yang lama.

Setelah pemecatan Claudio Ranieri, Shakespeare membawa The Foxes tampil lebih baik dengan mengalahkan Liverpool dan Hull City. Hal tersebut membuat pria berusia 53 tahun ditetapkan sebagai manajer permanen dengan kontrak hingga akhir musim ini.

Shakespeare sendiri bukan orang asing bagi Leicester. Dia sudah berada di klub tersebut sejak 2008 dan menjadi asisten Nigel Pearson walaupun sempat pindah ke Hull City pada 2010–2011. Ketika Pearson dipecat pada 2015, Shakespeare tetap bertahan di Leicester dan menjadi asisten Ranieri.

“Craig sudah membantu meningkatkan kepercaaan diri kami. Dia melakukan hal-hal yang sederhana dan saya harap perjalanan kami akan lancar ke depannya,” ujar Drinkwater seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Dia berperan penting di musim lalu. Dia membantu Claudio beradaptasi dan menjadi penghubung yang baik antara manajer dan para pemain. Dia melakukan hal itu dengan sangat baik sejak saya bekerja bersamanya,” tambahnya.

“Atas nama semua pemain, kami ingin dia bersama kami tidak hanya untuk musim ini saja, tapi di masa depan juga. Kami semua sangat gembira melihat dia mendapatkan pekerjaan jangka pendek, saya yakin reaksinya akan sama untuk waktu yang lebih panjang,” kata Drinkwater.

Shakespeare akan mendapatkan ujian yang lebih berat saat Leicester City berhadapan dengan Sevilla di putaran kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa (14 Maret 2017). The Foxes kalah 1 – 2 dalam pertemuan pertama.

Leave a Reply