Kalahkan Angers, PSG Juarai Piala Prancis

Paris Saint-Germain akhirnya mengakhiri musim ini dengan trofi juara. Tim raksasa kota Paris ini sukses mempertahankan gelar di ajang Piala Prancis (Coupe de France) usai berhasil menang atas Angers SCO di pertandingan final dengan skor 1 – 0.

PSG butuh gol bunuh diri Issa Cissokho di injury time untuk mengatasi rapatnya tembok pertahanan Angers SCO pada laga final yang diselenggarakan di Stade de France, Saint-Denis, Minggu (28 Mei 2017) dinihari WIB.

Gelar juara yang mereka menangkan di musim ini mengantarkan Les Parisiens menjadi tim yang paling sering jadi juara di ajang Piala Prancis. Edinson Cavani sudah berhasil memenangkan 11 gelar, lebih banyak satu gelar dari yang dimenangkan oleh Marseille.

Gelar ini juga mengurangi tekanan yang ada di pundak sang manajer, Unai Emery. Emery memenangkan tiga trofi pada musim pertamanya di PSG. Selain memberi titel Piala Prancis, pelatih asal Spanyol itu juga mengantarkan timnya menjadi juara Piala Super Prancis (Trophee des Champions) dan Piala Liga Prancis (Coupe de la Ligue).

Akan tetapi, di bawah arahan Emery, PSG gagal mempertahankan Liga Prancis dan harus mengakui keuggulan AS Monaco. Sementara di ajang Liga Champions, tim raksasa ibukota Prancis ini juga terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan oleh Barcelona.

“Ini musim yang cukup sulit bagi kami, namun kami punya apa yang dibutuhkan untuk memenangkan banyak trofi dalam waktu dekat,” ungkap Direktur Olahraga Paris Saint-Germain, Patrick Kluivert seperti yang dilansir dari Reuters.

Walaupun PSG jauh lebih diunggulkan, Angers SCO ternyata memberikan perlawanan sengit. Tim asuhan Stephane Moulin ini bahkan nyaris unggul di babak pertama melalui tembakan keras Nicolas Pepe yang membentur tiang gawang.

Pada babak kedua, tendangan bebas dari Angel Di Maria masih melambung ke kiri gawang. PSG yang terus menekan sepanjang laga punya peluang lainnya melalui Edinson Cavani pada menit-menit akhir, namun percobaan Cavani dari jarak dekat tidak menemui sasaran.

Ketika perpanjangan waktu memasuki menit pertama, sebuah drama terjadi. Cissokho salah mengantisipasi sebuah tendangan pojok dari Angel Di Maria dan justru menyundulnya ke gawang sendiri.

Leave a Reply