Inter Berani Bayar Lukaku Dengan Mahar Rp 715 Miliar

Inter Milan terus memperlihatkan agresifitas besarnya di bursa transfer musim panas 2019 ini, satu pemain yang paling mereka incar sekarang ini adalah penyerang utama Manchester United, Romelu Lukaku. Demi mendapatkan pemain ini, Inter diklaim rela mengeluarkan dana selangit.

Dana besar yang dimaksud disini adalah mahar 41 juta pounds untuk Romelu Lukaku. Besarnya nilai beli Lukaku itu mengeluarkan isu bahwa Inter siap memperkenalkan sang pemain dalam waktu dekat ini. Negoisasi sejatinya sudah berlangsung cukup lama, dan pihak Manchester United dikabarkan menekan mereka untuk segera melunasi mahar tersebut.

Isu lain menyebutkan jika Inter harus membayar mahar sebesar 75 juta pounds kepada pihak Manchester United. Dan beruntungnya bagi Inter adalah ketika mereka bisa mengangsur nilai jual Lukaku, dan cicilan perdana mereka dikisaran harga 40 juta pounds.

Kesepakatan ini menyempurnakan gosip yang menyebutkan jika Lukaku akan diiket Inter dengan durasi lima musim ke depan. Nilai kontrak itu menghasilkan besaran 41 juta pounds atau berada pada kisaran Rp 715 miliar. Ketertarikan Inter terhadap Lukaku sudah diketahui bersama bahwa sikap itu berdasarkan permintaan dari Antonio Conte.

Conte disini ingin menjadikan Lukaku sebagai calon pengganti Mauro Icardi yang diisukan tidak masuk dalam skema Conte musim depan. Isu semakin dekatnya Lukaku ke Inter adalah ketika status absenya Lukaku di dua laga uji coba yang digelar oleh Manchester United di Australia, melawan Pert Glory dan Leeds United.

Jika membedah status itu, maka sangat jelas Lukaku tidak masuk dalam rencana Manchester United musim depan. Hitungan pekan ke depan menjadi isu hangat peresmian Lukaku ke Inter, dan menariknya disini ketika Manchester United dan Inter Milan akan berjumpa di laga International Champions Cup [ICC] di Singapura pekan depan.

Banyak spekulasi mengatakan jika momen pertemuan itu akan digunakan sebagai jalan pintas dalam penyelesaian transfer Lukaku. Jika membedah statistik Lukaku, maka musim 2018-2019 kemarin adalah penampilan terburuk sang pemain bersama Setan Merah. Nyaris selalu menjadi andalan lini depan tim, Lukaku hanya mampu mengoleksi 15 gol di semua kompetisi dan kritik pun mengalir deras karena jumlah gol tersebut berbanding terbalik dengan catatan musim sebelumnya.

Leave a Reply