Raih Kemanangan Lagi Inter!

Raih Kemanangan Lagi Inter!

Tidak berhasil raih hasil positif di sejumlah pertandingan terakhir bikin Inter Milan keluar dari zona Eropa. Untuk pertahankan peluang mereka masuk ke zona Eropa, mereka harus raih hasil positif atas Fiorentina yang More »

Catatan Falcao Dibalik Lolosnya Monaco

Catatan Falcao Dibalik Lolosnya Monaco

Radamel Falcao menolong AS Monaco untuk terus melangkah ke babak semifinal ajang Liga Champions. Jasa yang telah Falcao berikan telah bikin rekor yang meyakinkan. Monaco berhasil lolos usai menangkan laga atas Borussia More »

Hasil yang Menambah Keyakinan untuk Asenal

Hasil yang Menambah Keyakinan untuk Asenal

Arsenal kembali bangun usai meraih hasil buruk ketika berhadapan dengan Crystal Palace lewat hasil positif yang diraih menghadapi Middlesbrough. Hasil positif ini menolong Arsenal untuk kembalikan keyakinan dirinya. Melangsungkan laga pada hari More »

Conte Sebut Tottenham Saat Ini Adalah Tim Paling Oke di Premier League

Conte Sebut Tottenham Saat Ini Adalah Tim Paling Oke di Premier League

Hasil negatif yang didapat saat berhadapan dengan Manchester United bikin Chelsea terus merasa tertekan di urutan teratas klasemen. Setelah pertandingan, Antonio Conte mengatakan kalau Tottenha Hotspur menjadi tim paling oke di ajang More »

Madrid Melibas Kehebatan Bayern di Allianz Arena

Madrid Melibas Kehebatan Bayern di Allianz Arena

Real Madrid kembali dari kunjungannya dengan dengan hasil positif di kandang Bayern Munich pada pertemuan pertama babak perempatfinal Liga Champions. Hasil tersebut pun ikut mengakhiri catatan apik Bayern saat melangsungkan laga di More »

 

Raih Kemanangan Lagi Inter!

Tidak berhasil raih hasil positif di sejumlah pertandingan terakhir bikin Inter Milan keluar dari zona Eropa. Untuk pertahankan peluang mereka masuk ke zona Eropa, mereka harus raih hasil positif atas Fiorentina yang memang wajib diraih.

4 pertandingan terakhir pada Serie A dijalani oleh Inter tanpa raih hasil positif. 2 hasil imbang dan 2 kali tunduk bikin Nerazzurri agak terperosot.

Usai cuma raih hasil imbang saat berhadapan dengan AC Milan di pertandingan derby pekan kemarin, Inter sekarang catatkan 56 poin lewat 32 pertandingan dan berada di urutan 7. Mereka berselisih 4 poin dengan Atalanta yang berada di urutan 5.

Pada akhir pekan ini, Inter bakal melangsungkan laga pada hari Sabtu (22/4/2017) di kandang Fiorentina. Allenatore Inter Stefano Pioli tekankan seberapa penting 3 poin lewat pertandingan ini bagi timnya.

“Laga yang akan berlangsung pada hari Sabtu ini bakal menjadi laga yang tidak akan mudah, pertandingan yang merepotkan berhadapan dengan tim yang tampil dengan oke dan dilatih dengan apik. Penting untuk pulang dari Florence dengan meraih 3 poin,” ujar Pioli.

“Melangsungkan laga di Florence terus berjalan tidak mudah, mereka telah menahan semua para im besar namun tiap laga kami sedari bulan November telah menjadi hal yang tidak mudah sebab kami terus berada di bagian yang ingin menyusul.”

“Sedari 4 pertandingan kami tak raih hasil positif, kama dengan kembali pada jalur positif bakal menjadi hal yang krusial bagi kami,” imbuh dia tegaskan.

Catatan Falcao Dibalik Lolosnya Monaco

Radamel Falcao menolong AS Monaco untuk terus melangkah ke babak semifinal ajang Liga Champions. Jasa yang telah Falcao berikan telah bikin rekor yang meyakinkan.

Monaco berhasil lolos usai menangkan laga atas Borussia Dortmund dengan skor 3-1 di babak perempatfinal pertemuan kedua yang berlangsung pada hari Kamis (20/4/2017) dinihari WIB, di Stade Louis II. Falcao dan para rekannya berhasil unggul dari wakil Bundesliga tersebut lewat agregat yang impresif 6-3.

Kylian Mbappe berikan keunggulan untuk tim tuan rumah dengan cepat pada menit ketiga. Falcao lalu menambah skor Monaco ketika memasukkan bola ke gawang Dortmund pada menit 17, untuk sudahi babak pertama dengan skor 2-0.

Usai turun minum, Die Borussen berikan perlawanan dengan cetak angka balasan dari Marco Reus pada menit 48. Walau demikian, Monaco tak ter tahan dan pada akhirnya ciptakan angka ketiga lewat Valere Germain pada 10 menit terakhir.

Untuk Falcao, angka yang ia cetak tersebut merupaka yang kelima kali di ajang Liga Champions musim ini lewat 6 performa. Dengan menyeluruh, pemain sepakbola yang berumur 31 tahun tersebut telah cetak 45 angka lewat 50 performa di ajang klub Eropa.

Statistik tersebut bikin Falcao menjadi pencipta angka paling efisien selama sejarah sepakbola Eropa. Pemain striker Kolombia ini punya rata-rata cetak angka paling tinggi yaitu 0,90 tiap laga, yang paling oke di antara para pemain penyerang hebat lainnya, tak terkecuali bomber Barcelona Lionel Messi.

Inilah daftar pencetak angka terefisien di ajang klub Eropa [20 performa minimal]:

0,90: Radamel Falcao (Porto, Atletico, Monaco) – 45 gol dalam 50 performa
0,87: Gerd Mueller (Bayern Muenchen) – 62 gol dalam 71 performa
0,86: Stéphane Guivarc’h (Auxerre, Rennes, Newcastle) – 24 gol dalam 28 performa
0,86: Ferenc Puskas (Budapest Honvéd, Real Madrid) – 37 gol dalam 43 performa
0,83: Lionel Messi (Barcelona) – 97 gol dalam 119 performa
0,83: Alfredo Di Stefano (Real Madrid) – 50 gol dalam 60 performa
0,82: Ivan Mraz (Slovan Bratislava, Sparta Praha, Dukla Praha) – 18 gol dalam 22 performa
0,82: Jupp Heynckes (Borussia Moenchengladbach) – 45 gol dalam 55 performa
0,80: Kees Kist (AZ Alkmaar, Paris Saint-Germain) – 20 gol dalam 25 performa
0,80: Denis Law (Manchester United) – 20 gol dalam 25 performa
0,80: Kevin Hector (Derby County) – 16 gol dalam 20 performa

Hasil yang Menambah Keyakinan untuk Asenal

Arsenal kembali bangun usai meraih hasil buruk ketika berhadapan dengan Crystal Palace lewat hasil positif yang diraih menghadapi Middlesbrough. Hasil positif ini menolong Arsenal untuk kembalikan keyakinan dirinya.

Melangsungkan laga pada hari Selasa (18/4/2017) dinihari WIB, di Riverside Stadium, Arsenal berhasil mengantongin 3 poin. Walau menerima perlawanan yang amat ketat dari Middlesbrough, The Gunners akhirnya kembali pulang hasil oke dengan skor 2-1 lewat angka yang diciptakan oleh Alexis Sanchez dan Mesut Oezil.

Hasil ini membuat Arsenal kembali pada jalan positif usai di pekan yang lalu di buat malu oleh Palace dengan skor akhir 0-3. Hasil positif ini pun ikut menyudahi deretan 4 hasil negatif secara berturut-turut yang diraih oleh Arsenal pada pertandingan tandang.

“Amat penting untuk raih 3 poin, kami berada pada keadaan yang tidak oke. Kami perlu bangun dengan kualitas. Hal tersebut tak 100%, namun kami berusaha untuk lakukan itu dan dapat kembali dengan hasil positif itu hal yang baik,” ucap pemain bek Arsenal Laurent Koscielny.

“Ini adalah hal yang oke untuk keyakinan diri kami, yang bakal kembali dengan bertahap. Kami cerdik, kami miliki pengalaman untuk tampil lewat sistem yang tak sama,” imbuh dia tambahkan.

Hasil positif ini pertahankan peluang Arsenal untuk masuk ke zona Liga Champions. Arsenal berada di urutan 6 dengan mengumpulkan 57 poin lewat 31 laga dan masih miliki sisa 2 pertandingan tunda dan berselisih 7 poin dengan Manchester City yang berada di urutan 4.

Conte Sebut Tottenham Saat Ini Adalah Tim Paling Oke di Premier League

Hasil negatif yang didapat saat berhadapan dengan Manchester United bikin Chelsea terus merasa tertekan di urutan teratas klasemen. Setelah pertandingan, Antonio Conte mengatakan kalau Tottenha Hotspur menjadi tim paling oke di ajang Premier League sekarang ini.

Chelsea kalah dengan skor 0-2 saat berhadapan dengan MU pada hari Minggu (16/4/2017) di Old Trafford. 2 angka yang diciptakan oleh The Red Devils diciptakan oleh Marcus Rashford dan Ander Herrera di menit 7 dan 49.

Hasil negatif tersebut bikin jarak poin antara Chelsea dengan Tottenham semakin mendekat. Keduanya hanya berselisih 4 poin, di mana The Blues masih tetap berada di urutan teratas klasemen dengan mengumpulkan 75 poin lewat 32 pertandingan.

Tottenham pribadi selalu mendekat setelah belum belum pernah kalah pada 5 laga baru-baru ini. Terakhir kali mereka tundukkan Bournemouth dengan ciptakan 4 angka tanpa balas pada hari Sabtu (15/4/2017) di White Hart Lane.

“Saat ini Tottenham merupakan tim paling oke. Mereka berada dalam penampilan yang apik dan miliki semangat yang oke pula. Mereka rasakan peluang untuk catatkan sejarah,” ucap Conte.

Hasil laga di Old Trafford pun bikin Chelsea menerima 2 hasil negatif lewat 4 pertandingan terakhir. Bedanya, Conte lebih terima hasil negatif melawan MU.

“Kamitunduk pada 2 laga terakhir, namun kedua laga itu sesungguhnya berneda. Berhadapan dengan Crystal Palace kami tak sepantasnya menerima hasil negatif, pada hari ini kami pantas terima hal tersebut,” ujar Conte.

Dengan tersisa 5 laga (Chelsea masih miliki 6 lagi), Conte Tekankan pada timnya untuk terus berkonsentrasi karena kesempatan menjadi juara yang dimiliki masih sama besar dengan peluang yang dimiliki Tottenham.

“Kami peril memikirkan soal 6 laga final, sejak dini hingga akhir. Liga masih berjalan dan kami miliki peluang sampai dengan 50 persen untuk menangkan liga. Kami perlu sadar dengan hal tersebut,” kata dia.

Madrid Melibas Kehebatan Bayern di Allianz Arena

Real Madrid kembali dari kunjungannya dengan dengan hasil positif di kandang Bayern Munich pada pertemuan pertama babak perempatfinal Liga Champions. Hasil tersebut pun ikut mengakhiri catatan apik Bayern saat melangsungkan laga di markasnya sendiri.

Pada laga pertemuan pertama di babak perempatfinal Liga Champions yang akan berlangsung pada hari Kamis (13/4/2017) dinihari WIB, di Allianz Arena, Bayern nampak bakal menjaga catatan apiknya di markas sendiri. Tim tuan rumah awali keunggulan atas Madrid dengan tandukan dari Arturo Vidal di babak pertama.

Namun keadaan jadi berbalik di tengah waktu kedua. Madrid membalas dengan 2 angka – 2 angka diciptakan semua oleh Cristiano Ronaldo — untuk memutar balik keadaan dan berhasil menang dengan skor akhir 2-1.

Hasil itu menghentikan deretan hasil positif  yang dicatatkan Bayern di Allianz Arena pada ajang Liga Champions. Sebelum pertandingan yang berlangsung tadi malam, Die Roten berada pada langkah positif di markas secara berturut turut paling lama di Liga Champions (16 laga).

Terakhir kali Bayern tak berhasil raih hasil positif di markas sendiri pada laga Liga Champions berlangsung di 3 tahun silam. Saat Madrid juga yang tundukkan Bayern dengan skor 4-0 pada pertemuan kedua babak semifinal Liga Champions musim 2013/2014.

“Saya ingin ucapkan selamat pada tim dan para fans sebab kami telah melangkan dengan penting di tempat ini, namun pertemuan kedua masih perlu dijalani maka masih belum ada yang pasti,” ucap bek Madrid Sergio Ramos.

“Kami perlu memberi pujian atas usaha yang dilakukan tim menghadapi salah satu tim favorit untuk menangkan Liga Champions,” kata dia.

Madrid bakal mendapat giliran menjadi tuan rumah di pertemuan kedua pada hari Rabu (19/4/2017) dinihari WIB.

3 Cetak Angka Sudah Cukupkah Juve?

Juventus telah membawa modal yang apik untuk mereka melangsungkan laga di markas Barcelona lewat hasil positif dengan skor 3-0. Namun Paris Saint-Germain telah memperlihatkan kalau 4 cetak angka saja masih tidak cukup.

Juve raih hasil positif dengan impresif 3-0 saat menjadi tuan rumah melawan Barca pada hari Rabu (12/4/2017) dinihari WIB, di Juventus Stadium, pada pertemuan pertama di babak perempatfinal Liga Champions. Paulo Dybala ciptakan 2 angka, sedangkan satu angka lainnya diciptakan oleh Giorgio Chiellini.

Hasil ini adalah sebuah modal yang amat oke bagi Juve untuk menjalani pertemuan kedua yang akan berlangsung pada hari Kamis (20/4) dinihari WIB yang akan datang di Camp Nou. Namun hasil unggul ini tidak menjadi jaminan kalau posisi mereka bakal aman.

PSG telah memperlihatkan sebelumnya kalau Barca masih harus diwaspadai. Raksasa Prancis tersebut diberikan tamparan keras, tergusur usai raih hasil positif dengan skor 4-0 pada pertemuan pertama di babak 16 besar kemarin. Mereka tunduk dengan skor 1-6 pada pertemuan kedua yang berlangsung di Camp Nou.

Dybala memperingati dengan sungguh-sungguh pada timnya soal ini, tegaskan kalau pertemuan kedua yang bakal berlangsung nanti bakal terasa amat sulit.

“Kami tentu tidak dapat merasa puas begitu saja dan tidak lanjutkan usaha kami. Kami mengetahui kalau kami perlukan hasil oke pada pertemuan kedua dan menjaga gawang terus bersih tanpa kebobolan,” ujar dia.

“Sebab di tempat tersebut bakal sulit, amat sulit. Kita semua telah saksikan itu. Namun kami merupakan sebuah tim besar dan dapat berusaha bersama untuk raih hal tersebut,” kata pemain yang berusia 23 tahun tersebut.

Argentina Keluarkan Bauza

Federasi Sepakbola Argentina (AFA) sudah putuskan untuk memecat Edgardo Bauza, dan orang yang bersangkutan sudah tidak bakal kembali melatih tim nasional Argentina lagi.

Keputusan yang telah di ampil itu diperkirakan bakal dipilih oleh AFA usai Argentina di tundukkan oleh Bolivia pada laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL bulan kemarin. Hasil negatif tersebut bikin jalan Albiceleste ke arah putaran final di Rusia menjadi makin sulit.

Pada hari Senin (10/4/2017) waktu setempat, AFA memberi kabar kalau Bauza telah di pecat.

“Kami telah membicarakan semuanya dan menemukan kata sepakat, kami telah bilan pada Bauza kalau dirinya dipecat dari posisinya sebagai pelatih timnas,” ucap Presiden AFA Claudio Tapia.

Bauza telah dipilih menjadi pelatih Argentina pada bulan Agustus tahun 2016 kemarin untuk gantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Gerardo Martino. Namun Bauza tak berhasil mengantarkan Argentina dapatkan beberapa hasil yang baik.

Lewat 8 laga yang berlangsung bersama Bauza, Argentina cuma dapat 3 hasil positif, 2 hasil seri, dan 3 kali menelan hasil negatif. Beberapa hasil buruk di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 bikin Argentina merosot ke urutan 5 di klasemen, meloloskan diri dari zona aman untuk langsung lolos ke putaran final.

Untuk gantikan posisi pelatih Bauza, Argentina menurut berita yang terdengan belajangan ini tengan menargetkan sang pelatih Sevilla, Jorge Sampaoli. Namun Argentina pelu keluarkan dana klausul rilis Sampaoli — yang masih memiliki kontrak sampai dengan tahun 2018 — senilai 1,5 juta euro kalau berharap si pelatih yang bersangkutan tersebut dapat keluar dari Sevilla.

Arsenal Kehabisan Cara di Depan Palace

Arsenal tunjukkan performa unggul saat melangsungkan laga di markas Crystal Palace, namun kembali dengan skor telak. The Gunners kehabisan kata-kata di depan Palace yang lebih efisien.

Arsenal tunduk dengan skor telak 0-3 ketika melangsungkan laga pada hari Selasa (11/4/2017) dinihari WIB, di Selhurst Park. 3 kali gawang Emiliano Martinez kebobolan, lewat 3 pemain mereka yaitu Andros Townsend, Yohann Cabaye, dan Luka Milivojevic.

Dilihat dari cara bermain, Arsenal sesungguhnya dapat bermain lebih unggul lewat penguasaan bola sampai dengan 72 persen. Namun hal tersebut tidak berarti apapun sebab Palace bermain disiplin menutup celah. Hasilnyua skuat yang di besut oleh Arsene Wenger hanya bikin 11 upaya dengan 3 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Kebalikannya Palace dapat lesatkan 17 percobaan dengan 6 di antaranya yang tepat ke sasaran. Wenger akui kalau Palace bermain lebih oke dalam mengoptimalkan momen yang dimiliki.

“Mereka lebih sigap dibandingkan kami di banyak keadaan yang menentukan. Ini bukanlah saat yang tepat untuk lakukan analisa,” ujar Wenger.

“Kami sering kali kuasai jalannya bola, miliki kontrol bola yang besar. Kami menangkan banyak bola kedua pula, namun pada beberapa duel kunci mereka dapat dikatakan lebih oke.”

“Hasil ini tentunya hasil yang buruk. Pada sisi tersebutlah yang amat tidak mudah untuk kami terima. Ini miliki konsekuensi pada banyak peluang kami untuk ada pada urutan 4 besar,” lanjut dia.

Hasil ini bikin Arsenal semakin tercecer pada perselisihan raih urutan 4 besar. Sekarang ini mereka berada di posisi ke 6 dengan mengumpulkan 54 poin lewat 30 pertandingan, tertinggal 7 poin dengan Manchester City yang berada di urutan 4 lewat 31 laga.

Pioli Mengaku Inter Tampil Buruk

Inter Milan dengan mengejutkan tunduk di hadapan tim papan bawah, Crotone, pada laga lanjutan Serie A. Performa dari Inter di pertandingan itu disebut Stefano Pioli memang performa buruk.

Inter tunduk dengan skor 1-2 ketika melangsungkan laga pada hari Minggu (9/4/2017) malam WIB, di Stadio Ezio Scida. 2 cetak Crotone yang diciptakan oleh Diego Falcinelli pada babak pertama cuma dapat dibalas satu kali oleh Inter di tengah kedua oleh Danilo D’Ambrosio.

Pada pertandingan itu, Inter serih diberi tekanan dari Crotone pada babak pertama. Tim tamu kemasukan lebih awal lewat sepakan penalti Facinelli pada menit 17 usai Gary Medel lakukan handball. Gawang Inter kebobolan lagi 5 menit selanjutnya lewat Facinelli yang mengakhiri sebuah serangan cepat.

Pada paruh kedua, Inter berusaha bangun dan pernah memotong jarak lewat angka yang diciptakan D’Ambrosio. Namun mereka masih tidak dapat terhindar dari hasil negatif.

“Tentu kami tak miliki pendekatan yang pas. Kami bikin amat banyak kecerobohan, hal tersebut merupakan laga yang mestinya kami tatap dengan beda dan kami merusak di awal,” ucap Pioli.

“Kami berusaha untuk bangun, namun kami membuat diri kamu sendiri menjadi sulit. Semuanya layak merasa bersalah pada hari ini, sebab kami miliki pemain dengan pengalaman dan kualitas dan tak memikirkan Crotone dengan pas.”

“Kami tunduk pada pertandingan di markas yang krusial berhadapan dengan Sampdoria dan sebab itulah semestinya kami lebih rendah hati dan berkonsentrasi pada hari ini, tak kurang,” ujarnya.

Hasil ini bikin Inter tidak menang pada 3 pertandingan terakhir beruntun di Serie A. Sebelumnya, Nerazzurri diimbangi Torino dan tunduk melawan Sampdoria. Inter sekarang ditikung AC Milan dan turun ke urutan 7 dengan mengumpulkan 55 poin lewat 31 pertandingan.